
Musyawarah Besar (Mubes) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Keluarga Paninggahan (PKP) menjadi momen yang sangat penting bagi masyarakat Paninggahan. Acara ini diadakan pada tanggal 26 Maret 2026 di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Paninggahan dan menjadi titik tolak bagi penguatan solidaritas serta perumusan strategi pembangunan nagari ke depan. Dengan tema “Paninggahan Bangkit Pulih Bersama”, mubes ini diharapkan mampu menggerakkan semangat kebersamaan untuk menghadapi tantangan yang ada.
Partisipasi Luas dalam Mubes PKP 2026
Mubes PKP dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam masyarakat, termasuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKP dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, bersama sejumlah tokoh masyarakat, pemangku adat, serta unsur pemerintahan, menambah bobot kegiatan ini. Partisipasi beragam pihak menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Paninggahan yang lebih baik.
Agenda Utama Mubes
Pimpinan sidang Mubes, Firdaus, S.Pd.I, memimpin diskusi mengenai berbagai agenda penting. Beberapa topik yang dibahas meliputi:
- Laporan pertanggungjawaban pengurus DPP-PKP
- Pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
- Pemilihan Ketua Umum DPP-PKP untuk periode mendatang
- Strategi pengembangan program kerja PKP
- Upaya peningkatan partisipasi anggota dalam kegiatan sosial
Setiap agenda dibahas secara mendalam, untuk memastikan keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Pentingnya Peran PKP dalam Masyarakat
Wakil Bupati Solok, H. Candra, menekankan bahwa organisasi seperti PKP memiliki peranan signifikan dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Dalam pidatonya, beliau mengutip pemikiran seorang tokoh Islam yang menyatakan bahwa ukuran kebesaran seseorang tidak terletak pada harta atau jabatan, melainkan pada seberapa besar kontribusi yang diberikan kepada orang lain.
Nilai-Nilai yang Ditekankan
Pesan tersebut sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW yang menekankan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Candra mengingatkan bahwa organisasinya adalah sebuah ruang pengabdian, dan siapapun yang nantinya memegang amanah untuk memimpin harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Mendorong Generasi Muda untuk Berorganisasi
Candra juga menggarisbawahi pentingnya semangat berorganisasi, terutama di kalangan generasi muda. Pengalaman berorganisasi dianggap dapat membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk saling bersinergi dalam membangun nagari.
Filosofi Minangkabau dalam Membangun Komunitas
Dalam konteks ini, Candra mengutip filosofi Minangkabau, “di mana bumi dipijak, di sinan langik dijunjung,” sebagai landasan penting untuk menjaga harmoni dan kontribusi di tengah masyarakat. Filosofi ini mengajak setiap warga untuk mengedepankan kepentingan bersama, meskipun berada jauh dari kampung halaman.
Harapan untuk Mubes PKP 2026
Wakil Bupati Candra berharap bahwa hasil dari Mubes PKP 2026 akan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang dapat membawa kemajuan bagi Paninggahan. Selain itu, diharapkan juga dapat mempererat hubungan antara ranah dan rantau, sehingga semua pihak dapat berkontribusi untuk kemajuan bersama.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Mubes tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi sebuah langkah nyata menuju perbaikan dan kemajuan masyarakat Paninggahan. Melalui kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, masa depan yang lebih baik bagi Paninggahan bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.




