HEADLINENasionalNEWS

Nurwayah Dorong Pelindo Atasi Kemacetan dan Ciptakan Lapangan Kerja di Jakarta Utara

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Nurwayah, menekankan perlunya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk segera menerapkan langkah-langkah nyata dalam menangani kemacetan yang disebabkan oleh penumpukan kontainer di area pelabuhan. Situasi ini telah menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Pentingnya Tindakan Cepat dari Pelindo

Pernyataan Nurwayah disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diadakan oleh Komisi VI DPR RI bersama dengan jajaran direksi Pelindo pada hari Kamis, 2 April. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh tingginya aktivitas logistik di pelabuhan.

Menurut Nurwayah, meskipun peningkatan aktivitas logistik mencerminkan pertumbuhan ekonomi, hal tersebut juga menciptakan tantangan baru bagi warga yang tinggal di sekitar pelabuhan. “Kemacetan ini menjadi paradoks. Aktivitas ekonomi meningkat, tetapi masyarakat justru terganggu dalam mobilitas sehari-hari,” ungkapnya.

Pengalaman Pribadi yang Menjadi Motivasi

Dengan latar belakang sebagai warga yang tinggal di dekat pelabuhan, Nurwayah merasakan langsung dampak dari kemacetan ini. Ia menekankan pentingnya solusi yang sistemik agar distribusi logistik dapat berjalan tanpa mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jakarta III yang mencakup Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu, ia juga menggarisbawahi potensi ekonomi yang ada di Kalibaru.

Di Kalibaru, terdapat sekitar 73.000 orang yang terdaftar sebagai tenaga kerja, di mana sekitar 31.000 di antaranya berada dalam rentang usia produktif antara 15 hingga 35 tahun. Nurwayah mendorong Pelindo untuk membuka peluang pekerjaan serta menyediakan program pelatihan agar masyarakat lokal dapat berkontribusi dalam ekosistem kepelabuhanan.

Memfasilitasi Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas pelabuhan,” tegasnya. Menurutnya, penting bagi Pelindo untuk memberdayakan masyarakat agar mereka dapat terlibat langsung dalam industri kepelabuhanan, sehingga menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.

Pengembangan Pariwisata sebagai Sumber Ekonomi Baru

Selain menciptakan lapangan kerja, Nurwayah juga mengusulkan pengembangan kawasan pariwisata dan marina di sekitar pelabuhan. Ia percaya bahwa destinasi wisata yang representatif dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat di Kalibaru dan Cilincing. Dengan pengembangan ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari sektor pariwisata yang berkembang.

Perbaikan Sistem Logistik untuk Mengurangi Kemacetan

Di sisi lain, Nurwayah mengidentifikasi perlunya perbaikan dalam sistem logistik agar kendaraan kontainer tidak beroperasi tanpa muatan. Ia menyatakan bahwa pola distribusi yang tidak efisien adalah salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan pelabuhan. “Jika sistem logistik diperbaiki, jumlah kendaraan di jalan bisa ditekan dan kemacetan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Mengatasi Masalah Garasi Truk Kontainer

Masalah lain yang perlu diatasi adalah keberadaan garasi truk kontainer di kawasan permukiman. Nurwayah menyoroti bahwa hal ini mengganggu kenyamanan warga dan mempersempit ruang hidup mereka. Oleh karena itu, Pelindo diharapkan dapat mencari solusi yang lebih baik untuk mengatur keberadaan garasi ini.

Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)

Nurwayah juga menekankan pentingnya Pelindo memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar pelabuhan. Dengan memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, diharapkan akan terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara Pelindo dan warga setempat.

Mewujudkan Pelabuhan yang Memberdayakan

“Pelabuhan harus menjadi sumber kesejahteraan, bukan justru menambah beban masyarakat,” tegas Nurwayah. Ia menekankan bahwa negara harus hadir untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan keadilan bagi warga sekitar. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan Pelindo dapat berkontribusi positif bagi masyarakat di Jakarta Utara.

Dari berbagai usulan dan harapan yang disampaikan oleh Nurwayah, terlihat jelas bahwa keterlibatan Pelindo dalam pengembangan masyarakat dan lingkungan sekitar pelabuhan sangat penting. Hal ini tidak hanya akan mengurangi kemacetan yang ada, tetapi juga membuka peluang-peluang baru bagi perekonomian lokal di Jakarta Utara.

Dengan fokus pada pengembangan berkelanjutan, Pelindo diharapkan dapat menciptakan solusi yang tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Tindakan nyata dan kolaborasi yang baik antara Pelindo dan masyarakat akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

Related Articles

Back to top button